Rekomendasi Untuk Pemeriksaan Keselamatan Listrik

https://jurnalk3.comPEMERIKSAAN

Pemeriksaan yang direkomendasikan untuk peralatan tangan bertegangan 230 Volt juga sesuai untuk peralatan listrik dilapangan lainnya.

peralatan

Tegangan

Pemeriksaan  Oleh pengguana

Pemeriksaan Visual Resmi

Pemeriksaan kdan Test

Peralatan dengan tenaga bateraiKurang dari 25 VTidak perlu

Tidak perlu

Tiadak perlu
Lampu tangan portabel – 25vGulungan sekunder dari transformatorTidak perlu

Tidak perlu

Tidak perlu
Lampu tangan portabel – 50Pusat gulungan sekunder ke massa (25 V)Tidak perlu

Tidak perlu

Tahunan
Peralatan tangan dan portabel, lampu lapangan, sistem jaringan yang dapat dipindah -110VPusat gulungan sekunder ke massa (55 V)MingguanBulananSebelum penggunaan pertama di lapangan, dan kemudian per 3 bulan
Peralatan tangan dan portabel, lampu lapangan, sistem jaringan yang dapat dipindah -230VSuplai utama -230V, melalui pemutus arus 30 mAHarian / Setiap periode kerja (Shift)MingguanSebelum penggunaan pertama di lapangan, dan kemudian bulanan
Peralatan seperti lift, deret -230VPemutus arus atau sekering -230VMingguanBulananSebelum penggunaan pertama dilapangan, dan kemudian 3 bulanan
Pemutus arus portabel Harian/ setiap periode kerja (Shift)MingguanSebelum penggunaan pertama di lapangan, dan kemudian bulanan
Pemutus arus terpasang Harian / setiap periode kerja (Shift)MingguanSebelum penggunaan pertama dilapangan, dan kemudian 3 bulanan
Peralatan dikantor lapanganPeralatan kantor -230VBulan6 BulanSebelum penggunaan pertama dilapangan, dan kemudian 3 bulanan

a. Pada sistem penerangan, berikan perlindungan terhadap kabel-kabel, sama seperti untuk peralatan.

b. Pastikan ada sistem pemeriksaan bola-bola lampu untuk keselamatan listrik dan juga untuk menjaga penerangan agar tetap baik. Peralatan dan perlengkapan harus sesuai untuk kondisi lapangan.

c. Bila pekerjaan dilakukan  di area dimana ada resiko keberadaan uap mudah terbakar seperti misalnya pada pekerjaan di petrokimia, maka harus dipilih peralatan dengan desain khusus untuk mencegah timbulnya sumber pelayaan api disebabkan percikan dan panas berlebihan. Perlindungan harus tercakup didalam rancangan keselamatan dan kesehatan proyek.