PROSEDUR DASAR KESELAMATAN (K3L) DALAM PEMBONGKARAN STRUKTUR BANGUNAN

Jurnalk3PEMBONGKARAN STRUKTUR

Gunakan seorang ahli bila struktur yang akan dibongkar terlihat bermasalah.hal ini perlu untuk melindungi publik dan bangunan serta benda-benda lain disekitarnya.

Beberapa prosedur dasar keselamatan dan saran untuk pekerjaan pembongkaran kecil:

1.Buat pembatas dengan jarak minimum 5 meter dari struktur untuk menjaga publik dan orang yang tidak berwenang mendekati struktur.
2.Harus ada survey terhadap rekayasa struktur oleh petugas ahli.pertimbangkan kondisi rangka, lantai, dan dinding, dan periksa setiap kondisi yang mungkin terjadi.
3.Periksa adanya bahan-bahan kimia berbahaya, gas-gas,bahan yang dapat meledak dan terbakar, asbes, jaringan listrik yang mungkin masih tersambung.
4.Putuskan hubungan fasilitas pelayanan( gas,listrik,telpon) dari luar bangunan. Sebelumnya,beritahu pihak penyedia layanan.persiapkan fasilitas sementara sumber air untuk pemadam api dan membasahi kondisi lokasi akibat debu pembongkaran.
5.Lepaskan semua kaca dari pintu-pintu dan jendela pada struktur
6.Lepaskan bagian atap
7.Bongkar dinding bagian- perbagian menggunakan peralatan mesin atau tangan.
8.Gunakan perancah yang berdiri sendiri dari luar dinding
9.Singkirkan puing-puing dengan menggunakan penampung atau lubang didalam. Untuk mengurangi debu, tunjuk petugas untuk melakukan penyiraman pada puing-puing
10.Pasang tanda peringatan adanya benda-benda berjatuhan
11.Hindarkan robohnya dinding akibat tekanan tumpukan bahan atau akibat hantaman benda yang jatuh
12.Beri pengaman pada lokasi dimana bahan bongkaran dikumpulkan untuk melindungi pekerja dari bahan-bahan yang terlempar atau beterbangan.
13.Dilarang bekerja dibawah pekerja lainnya yang sedang bekerja.
14.Singkirkan asbes pada tempat yang aman
15.Kenakan topi pengaman, pelindung mata, kaki, pernafasan, dan sarung tangan kepada para pekerja
16.Buat prosedur keselamatan penanganan bahan-bahan berbahaya dan beri pelatihan kepada pekerja.
17.Hindarkan beban bongkaran yang berlebihan diatas batas kekuatan lantai.
18.Lakukan inspeksi terus menerus untuk mendeteksi bahaya akibat pekerjaan pembongkaran.