CARA AMAN MENGGUNAKAN MESIN-MESIN DAN PERALATAN MODERN PADA PEKERJAAN

Jurnalk3.comMESIN-MESIN DAN PERALATAN

Pekerjaan konstruksi modern memerlukan berbagai mesin: peralatan penanganan bahan untuk persiapan lokasi, alat menggali, pengaduk beton atau truk pengangkat bahan-bahan struktur dan lainnya.

•Jangan meletakkan suatu mesin atau bagian peralatan dalam kegiatan operasi sebelum di inspeksi oleh petugas ahli dan diketahui aman untuk di operasikan.
•Tergantung pada jenis dan penggunaan dari peralatan, maka mungkin diperlukan pemeriksaan secara harian, bulanan, dan/atau tahunan. Hasil inspeksi harus disimpan. Jangan menggunakan peralatan yang ditemukan rusak sampai dilakukan perbaikan.
•Hanya petugas yang berwenang boleh mengoperasikan mesin-mesin dan peralatan. Operator harus:

  1. Mengoperasikan mesin-mesin dan peralatan dengan tidak membahayakan orang-orang dan harta benda

       2.Selalu mengamati kecepatan dan batas beban yang aman.
3.Tidak boleh meninggalkan mesin-mesin atau peralatan yang sedang beroperasi tanpa pengawasan
4.Memberikan pelindung untuk sabuk mesin, puli, roda gigi, rantai, piringan dan bagian yang berputar dari mesin-mesin

•Jangan melepas atau membuat pengaman, alat keselamatan dari peralatan yang ada, kecuali untuk perbaikan dan keperluan penyetelan, dan juga setelah sumber dayanya dimatikan. Pasang kembali pengaman dan alat keselamatannya setelah pekerjaan perbaikan atau penyetelan selesai.
•Salurkan dengan baik gas-gas buang berbahaya ( misalkan karbon monoksida) dari saluran gas buang semua peralatan dengan sumber tenaga uap atau mesin gas bakar. Serta tempatkan sedemikian rupa sehingga tidak membahayakan pekerja atau menghalangi penglihatan operatornya.
•Buatkan alat pengaman untuk mencegah orang yang tidak berhak menghidupkan peralatan, dengan cara menggunakan sistem kunci, atau memblok dan mengunci alat penghidup (starter). Pada akhir suatu periode waktu kerja, operator harus mengunci peralatannya untuk mencegah peralatannya hidup tanpa sengaja, terlepas, atau jatuh. Prosedur mematikan peralatan dari produsennya harus diikuti.
•Jangan sampai terjadi penumpukan kotoran, debu, oli, gemuk, kain perca berminyak, dan sampah pada peralatan.
•Pasang tanda pemberitahuan tentang kapasitas beban yang aman dan batas kecepatan operasional maksimum pada setiap peralatan. Pastikan bahwa setiap bagian dari peralatan terletak dengan baik diatas dasar yang cukup dan kuat.