kebisingan menurut sumamur

KEBISINGAN DAN JENIS-JENIS KEBISINGAN

KEBISINGAN Kebisingan adalah terjadinya bunyi yang tidak dikehendaki sehingga mengganggu atau membahayakan kesehatan. Bising adalah suara/bunyi yang tidak dikehendaki bagi manusia Sedangkan bunyi didengar sebagai rangsangan-rangsangan pada telinga Selengkapnya...

Pencegahan dan Penilaian Kebisingan

Pemaparan bunyi dengan tingkat yang tinggi secara teratur dapat mengakibatkan ketulian. Semakin lama pemaparan dan semakin tinggi tingkat bunyinya akan berakibat semakin tingginya derajat ketuliannya. Pemaparan dari kegiatan Selengkapnya...

Pengaruh Kebisingan

Terhadap tenaga kerja pengaruhnya adalah: 1)Mengurangi kenyamanan dalam bekerja Tidak semua tenaga kerja terganggu akan kebisingan yang ada. Ini disebabkan mereka sudah sangat terbiasa oleh kondisi yang ada Selengkapnya...

Pengendalian Kebisingan

1)Pengendalian secara teknis a)Mengubah cara kerja, dari yang menimbulkan bising menjadi berkurang suara yang menimbulkan bisingnya. b)Menggunakan penyekat dinding dan langit-langit yang kedap suara c)Mengisolasi mesin-mesin yang menjadi Selengkapnya...

Tips dan Cara Mengendalikan Kebisingan

a. Coba untuk mengurangi kebisigan dari sumbernya, misalnya pasang peredam pada salurang gas buang, melubangi, dan sebagainya. Penutup pada kompresor harus tetap tetutup. Kebanyakan kompresor moderen dirancang untuk Selengkapnya...

FAKTOR FISIK LINGKUNGAN KERJA

Kebisingan Bising adalah suara atau bunyi yang tidak diinginkan. Terdapat dua hal yang menentukan kualitas suatu bunyi, yaitu frekuensi dan intensitasnya. Frekuensi di nyatakan dalam jumlah getaran perdetik Selengkapnya...

Klasifikasi Kebakaran menurut NFPA

National Fire Protection Association 1.Api kelas A : Yaitu kebakaran bahan padat kecuali logam misalnya,kertas, kayu, plastic, karet, dan lain-lain.\ 2.Api kelas B : Yaitu kebakaran bahan cair Selengkapnya...

KESEHATAN KERJA

Menurut suma’mur (1976) kesehatan kerja merupakan spesialisasi ilmu kesehatan/kedokteran beserta prakteknya yang bertujuan agar pekerja /masyarakat pekerja memperoleh derajat kesehatan setiggi-tingginya baik fisik, mental maupun social dengan usaha Selengkapnya...

Diagnosis Penyakit Akibat Kerja Bagian 3

Secara garis besar, ringakasan berikut dapat merupakan pedoman untuk diagnosis: (1)Bernardine Ramazzini (1633-1714) dalam “de morbis artificium diatribe” Menganjurkan satu pertanyaan yang sangat spesifik yakni: WHAT IS YOUR Selengkapnya...

Sinar Infra Merah dan Sinar Laser

Sinar infra merah dihasilakan dari benda-benda pijar seperti dapur atau tanur atau bahan-bahan pijar lainnya. Sinar ini menyebabkan katarak pada lensa mata. Untuk mencegah gangguan pada mata, antara Selengkapnya...

GIZI KERJA

Gizi kerja adalah:”nutrisi/kalori yang diperlukan oleh tenaga kerja untuk memenuhi kebutuhan sesuai dengan jenis pekerjaann” (suma’mur, 1976). Tujuannya adalah: tingkat kesehatan tenaga kerja dan produktifitas kerja yang setinggi-tingginya. Selengkapnya...

Lingkungan Kerja Faktor Fisik Radiasi

Faktor Fisik (Physical Hazards) Tingkat yang berlebihan dari gelombang elektromagnetik, gelombang radiasi, kebisingan, getaran atau vibrasi dan tekanan panas adalah merupakan faktor fisik yang sangat berpengaruh dan dapat Selengkapnya...

Jenis dan Kegunaan APD

Ada beberapa macam APD yang dipakai serta keguanaan APD pada tenaga kerja secara garis besarnya antara lain : 1)APD Kepala Termasuk didalamnya pengikat rambut, pentup kepala, topi dan Selengkapnya...

Bagaimana Penyakit Akibat Kerja Debu Asbes

Debu Debu dapat menyebabkan penyakit yang disebut pneoumocniosis. Pneumoconiosis adalah segolongan penyakit akibat kerja yang disebabkan oleh penimbunan debu dalam paru-paru, termasuk penyakit jabatan yang sering terjadi dalam Selengkapnya...

Tujuan dan Syarat-syarat Keselamatan Kerja

Tujuan Keselamatan Kerja a.Melindungi tenaga kerja atas hak keselamatannya dalam melakukan pekerjaan untuk kesejahteraan hidup dan meningkatkan produksi dan produktivitas. b.Menjamin keselamatan setiap orang lain yang berada di Selengkapnya...