Home » identifikasi faktor bahaya ditempat kerja

identifikasi faktor bahaya ditempat kerja

Advertisement
Faktor penyebab Kecelakaan Kerja
1)Sebab Dasar atau Asal Mula. Sebab dasar merupakan sebab atau factor yang mendasari secara umum terhadap kejadian atau peristiwa kecelakaan. Sebab dasar kecelakan kerja di industry antara lain meliputi
Monday, October 24th 2011 | Kecelakaan Kerja
LINGKUNGAN KERJA DAN FAKTOR RESIKONYA
Dalam Undang-undang Repoblik Indonesia Nomor 23 Tahun 1992 tentang kesehatan, pada pasal 22 (Ayat 1): kesehatan lingkungan diselenggarakan untuk mewujudkan kualitas lingkungan yang sehat. (Ayat 2): kesehatan lingkungan dilaksanakan
Lingkungan Kerja Faktor Fisik Radiasi
Faktor Fisik (Physical Hazards) Tingkat yang berlebihan dari gelombang elektromagnetik, gelombang radiasi, kebisingan, getaran atau vibrasi dan tekanan panas adalah merupakan faktor fisik yang sangat berpengaruh dan dapat mengakibatkan
Wednesday, December 28th 2011 | Faktor Fisik
Lingkungan Kerja Faktor Fisik Pencahayaan
Pencahayaan (illumination) Fungsi utama penerangan ditempat kerja adalah untuk menerangi objek pekerjaan agar terlihat jelas, mudah dikerjakan dengan cepat, dan produktifitas dapat meningkat. Pencahayaan tersebut dapat diatur sedemikian rupa
Wednesday, December 28th 2011 | Faktor Fisik
CARA PENANGGULANGAN BAHAYA KEBAKARAN
Pada umumnya penyebab terjadinya kebakaran bersumber pada 3 faktor yaitu: 1.Faktor manusia a.Tenaga kerja 1)Tidak tau / kurang mengetahui prinsip dasar pencegahan / penanggulangan bahaya kebakaran. 2)Menetapkan barang-barang yang
Friday, December 9th 2011 | K3 Kebakaran, Pengendalian
Kesehatan Kerja
kesehatan kerja merupakan bagian dari kesehatan masyarakat atau aplikasi kesehatan masyarakat dalam suatu masyarakat pekerja dan lingkungannya, yang tujuannya untuk memperoleh derajat kesehatan yang setinggi-tingginya, baik fisik, mental dan
Saturday, December 24th 2011 | Kesehatan Kerja
PENGERTIAN PENGAWASAN LINGKUNGAN KERJA
Pengawasan lingkungan kerja adalah serangkaian kegiatan pengawasan dari semua tindakan yang dilakukan oleh pegawai pengawas ketenagakerjaan atas pemenuhan pelaksanaan peraturan perundang-undangan atas objek pengawasan lingkungan kerja. Lingkungan kerja adalah
Wednesday, October 10th 2012 | Kesehatan Kerja
Cara Mengidentifikasi Bahaya Kesehatan di Tempat Kerja
Pengendalian hygiene dan kesehatan kerja Yang dimaksud pengendalian kesehatan dan hygiene adalah semua kegiatan yang dilakukan untuk melindungi kesehatan pekerja dan yang lainnya dari bahaya yang mungkin timbul sehubungan
Thursday, September 19th 2013 | Kesehatan Kerja
CARA AMAN MENGGUNAKAN TANGGA BERKAKI DITEMPAT KERJA
TANGGA BERKAKI Tangga berkaki yang dapat berdiri sendiri digunakan untuk mencapai tempat kerja, tetapi penggunaanya harus hati-hati. Tangga ini tidak dirancang untuk berbagai muatan dan relative sangat mudah terguling.
Wednesday, January 16th 2013 | Kecelakaan Kerja
TATA RUMAH TANGGA ( HOUSE KEEPING ) DI TEMPAT KERJA
Tata rumah tangga (house keeping) sering dianggap sebagai bagian dari kegiatan yang bersifat preventif dan juga sekaligus sebagai upaya pengendalian. Namun, yang pasti penerapan tata rumah tangga yang baik
Monday, August 15th 2011 | Pengendalian
FAKTOR FISIK LINGKUNGAN KERJA
Kebisingan Bising adalah suara atau bunyi yang tidak diinginkan. Terdapat dua hal yang menentukan kualitas suatu bunyi, yaitu frekuensi dan intensitasnya. Frekuensi di nyatakan dalam jumlah getaran perdetik (Hertz,
Thursday, January 6th 2011 | Faktor Fisik
LANGKAH AWAL TUJUAN KESELAMATAN SERTA DESAIN DAN REKAYASA K3
Tujuan Keselamatan Kerja Adapun tujuan keselamatan kerja menurut Suma’mur adalah sebagai berikut : a.Melindungi tenaga kerja atas hak keselamatannya dalam melakukan produktivitas mereka. b.Menjamin keselamatan setiap orang lain yang
Monday, December 26th 2011 | Keselamatan Kerja
LATAR BELAKANG K3 LINGKUNGAN KERJA
Upaya perlindungan tenaga kerja merupakan upaya untuk mencapai suatu tingkat produktifitas yang tinggi dimana salah satu aspek adalah upaya keselamatan kerja termasuk lingkungan kerja. Potensi bahaya yang berasal dari
Thursday, October 11th 2012 | K3 Lingkungan
FAKTOR BIOLOGI DAN ERGONOMI
Faktor biologi Faktor biologi dalam lingkungan kerja meliputi kontaminasi insects (serangga), jamur, virus, dan bakteri. Bagian yang penting dalam faktor biologi lingkungan kerja adalah kebersihan, pemeliharaan ruang kerja, pengelolaan
Wednesday, December 28th 2011 | Faktor Biologi, Faktor Ergonomi
TUJUAN UTAMA KESEHATAN KERJA PART 2
Menurut permen tenaga kerja dan transmigrasi RI No. 03/MEN/1982 tentang pelayanan di perusahaan adalah usaha kesehatan yang dilaksanakan dengan tujuan : a.Memberikan bantuan kepada tenaga kerja dalam penyesuaian diri
Sunday, December 18th 2011 | Kesehatan Kerja
Dasar Hukum Penerapan SMK3
Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. Per. 05/Men/1996 Pasal 3: Setiap perusahaan yang mempekerjakan tenaga kerja sebanyak 100 orang atau lebih dan mengandung potensi bahaya yang dapat ditimbulkan oleh karakteristik
Tuesday, November 15th 2011 | UU K3
Cara Menjaga Publik Dari Lokasi Kerja
Penjagaan terhadap Publik Pada beberapa hal diperlukan pagar keliling dan dipelihara. Bila diperlukan perubahan atau pelepasan pengaman maka pastikan bahwa semua dikembalikan lagi dengan baik setelah selesai, sebelum meninggalkan
Thursday, August 28th 2014 | Keselamatan Kerja
FAKTOR DAN KATEGORI PENYAKIT AKIBAT KERJA (PAK)
Penyakit Akibat Kerja atau Occupational Disease adalah penyakit yang berhubungan dengan pekerjaan atau penyakit yang mempunyai penyebab spesifik atau asosiasi yang kuat dengan pekerjaan, yang pada umumnya terdiri dari
Tuesday, December 27th 2011 | Penyakit Akibat Kerja
Cara Mengendalikan Bahaya Bahan dan Proses di Lokasi Kerja
Pengendalian bahaya Apabila diketahui adanya bahaya, tindakan harus segera dilakukan untuk mengendalikan dampaknya terhadap pekerja, yang terbaik adalah dengan cara menghilangkan sumber bahayanya. Sebagai contoh, mengganti bahan berbahaya dengan
Friday, September 20th 2013 | Pengendalian
BAGAIMANA CARA PEMELIHARAAN LINGKUNGAN KERJA UNTUK MENCAPAI KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA
PEMELIHARAAN LINGKUNGAN Rencanakan bagaimana caranya agar lokasi tetap rapi. Khususnya jalan-jalan dan tanga-tangga harus selalu bebas dari bahaya-bahaya tersandung seperti kawat-kawat penggantung dan bahan-bahan yang berserakan. Hal ini terutama
Monday, October 15th 2012 | K3 Konstruksi
Page 1 of 2:1 2 »

Trending Tags