Bahaya pada Pekerjaan Atap suatu Bangunan Konstruksi

http://jurnalk3.comPekerjaan atap

Hampir satu dari lima pekerja yang meninggal akibat kecelakaan pada pekerjaan konstruksi sedang mengerjakan pekerjaan atap. Kebanyakan korban adalah pekerja khusus konstruksi atap, sebagian lagi pekerja pemeliharaan dan pembersihan atap. Beberapa dari pekerja ini meninggal setelah terjatuh dari pinggiran dan atap yang miring.

Banyak pekerja yang meninggal terjatuh melalui bahan-bahan yang mudah pecah. Banyak lembaran atap yang atau mudah pecah. Semen asbes, fiberglass dan plastic pada umumnya semakin lama umurnya semakin mudah pecah. Lembaran baja kemungkinan dapat berkarat.

Jangan percaya pada atap yang berupa lembaran-lembaran, jangan berdiri langsung diatasnya. Pada atap yang mudah pecah, jangan mencoba untuk berjalan diatas rangka atap atau sepanjang bubungan atap karena atap tetap dapat pecah.

Bagian terbuka dan atap  pencahayaan merupakan bahaya tambahan. Beberapa pencahayaan atap sukar untuk dilihat pada kondisi cahaya biasa dan sebagian lagi tertutup oleh cat tembus cahaya. Bagian terbuka dan atap pencahayaan dapat dilindungi dengan pengaman atau diberi tanda.

Pada atap yang mudah pecah atau yang sangat miring, dapat menggunakan tangga atap yang dibuat khusus atau papan geser untuk membagi beban pekerja dan bahan. Pagar pengaman dan papan pelindung atau penghalang yang sesuai dipasang pada pinggiran atau bagian dari atap biasanya diperlukan untuk menahan pekerja dan bahan-bahan terjatuh.